Gus Huda MUI Pasuruan : Ningsih Tinampi Tak Usah Mengada-ada..

gus huda
Gus Huda, Ketua MUI Pasuruan

Juspare.com–Menanggapi keberadaan Ningsih Tinampi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan tak mau memberikan sikap resmi terkait nabi dan rasul. Hanya saja mengenai hal tersebut ada sebagian pandangan, bahwa orang yang mengaku-ngaku dapat memanggil nabi dan rasul bisa dibilang sesat.

Seorang Kiai dari Pasuruan Nurul Huda Muhammad, menyampaikan pandangannya terkait pernyataan Ningsih Tinampi seputar nabi dan rasul.

Sebagai ketua MUI Kabupaten Pasuruan, namun dirinya menyampaikan sebagai pribadi sebab sampai sejauh ini, organisasi kumpulan ulama tersebut belum juga menyatakan sikap resminya.

Meski MUI belum memberikan sikap resmi, bukan berarti bahwa pernyataan Ningsih Tinampi tak memperoleh  perhatian.

Gus Huda, demikian para santri memangggilnya, ketika ditanya perihal pernyataan Ningsih yang dapat menghadirkan malaikat dan Nabi cukup meresahkan dan terbilang menyesatkan. “Iya,” jawabnya singkat.

Iapun melanjutkan, jika perlu nanti pihak berwenang akan melakukan pembinaan terhadap Ningsih, karena yang dipersoalkan kali ini bukan pada aktivitas atau praktik penyembuhannya. Tapi lebih pada perkara pernyataan Ningsih yang dinilai berpotensi memunculkan kontroversi dan keresahan di tengah masyarakat.

Seharusnya Ningsih tak perlu menghubung-hubungkan dengan nabi dan rasul, menurutnya. Pasalnya kalimat yang dikatakan oleh Ningsih adalah lebih bersifat mengada-ada, selain itu juga tak banyak orang bisa memahami dan menerimanya.

“Kalau bisa ya dibina. Nambani yo nambani (menyembuhkan ya menyembuhkan). Bacakan ayat-ayat Quran. Gak usah mbade-bade (Tak usah mengada-ada/mengira),” tandas Gus Huda.

Sebelumnya, Gus Huda juga sempat mengutip Al ‘quran surat An-Naml ayat 65, yakni :

“Tidak akan ada yang tahu seluruh penduduk langit dan bumi tentang perkara gaib kecuali Allah yang maha mengetahui.”

Dari ayat itu dinyatakan bahwa  pihak yang mengaku telah melihat segala hal gaib, menurutnya sudah termasuk pada sikap yang sesat dan menyesatkan.

Selain itu, Gus Huda juga mengungkap bahwa hukuman bagi orang yang percaya dengan hal yang bersifat mengada-ada, dari pihak yang disebutnya dukun atau tabib.

“Barang siapa datang kepada orang yang sok tahu, lalu bertanya tentang sesuatu lalu Ia percaya, maka sholatnya 40 hari tidak diterima.” Hadits riwayat Muslim.

sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir ini, jagat maya dihebohkan dengan sebuah video menampilkan adegan Ningsih Tinampi, yang mengaku bisa menunjukkan sosok nabi dan rasul di depan pasiannya.

Video tersebut diunggah di dalam akun youtube Ningsih Tinampi. Dan tak hanya itu, cuplikan-cuplikan video kemudian beredar di berbagai channel youtube milik warganet.

Sumber Berita : 

https://www.wartabromo.com/2020/01/17/begini-pencerahan-kiai-nurul-huda-tanggapi-ningsih-tinampi-soal-nabi-dan-rasul/

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *