Dampak Virus Corona, Jepang Menyumbang 1 Juta Masker Untuk Cina

1 juta masker

Juspare.com – Mekipun hubungan antara China dengan Jepang kurang harmonis akibat luka sejarah penjajahan Jepang masa lalu., namun di saat Jepang melakukan evakuasi warganya di Wu Han, di dalam pesawat  yang mendarat membawa serta peralatan medis & masker yang sangat dibutuhkan warga di kota Wu Han.

1 Juta Masker Untuk Rakyat Cina

Sebelumnya, masyarakat Jepang juga sudah menyumbang 1 juta masker untuk warga kota Wuhan yang sedang terjangkit wabah virus corona.

1 juta masker

Banyak orang tidak mengetahui bahwa diantara 264 warga Jepang yang telah dievakuasi itu, terdapat 4 orang yang sudah positif terjangkit Virus Corona. Oleh pihak Tiongkok,  disarankan berobat di China untuk diobati.

Namun oleh Pemerintah Jepang tetap melakukan evakuasi atas pertimbangan ingin berbagi beban kesulitan dan tidak mau merepotkan Pemerintah China.

Selain itu Pemerintah Jepang juga mengumumkan bahwa bagi siapapun yang berada di Jepang yang terdampak Virus Corona tanpa pandang kewarganegaraan manapun. Semuanya akan diobati dan semua biaya ditanggung oleh Pemerintah Jepang.

Bagi warga Tiongkok yang berada di wilayah Jepang, apabila masih ingin menetap di Jepang diberikan perpanjangan visa gratis selama 2 bulan.

Ramai di medsos Jepang yang menyerukan agar warga Jepang menyumbang apapun demi membantu rayat China dalam melewati musibah kemanusiaan ini.

Status dan artikel-artikel tersebar luas yang menyerukan untuk memberi sumbangan tanpa pamrih kepada emerintah dan seluruh rakyat China, meskipun Jepang juga mengalami musibah wabah & gempa dahsyat beberapa waktu lalu.

Pada saat China mengalami musibah, diluar dugaan masyarakat Jepang telah menunjukkan sifat kemanusiaannya melalui spanduk dan simbol bertuliskan “Support Wu Han“, “Support China

Di berbagai super market dan pusat-pusat perbelanjaan di Jepang, harga masker bukanlah naik, malah dijual dengan discount. Juga dengan menempelkan label “Tidak menari di atas penderitaan org lain” “Tdk mencari keuntungan atas musibah kemanusiaan

Bahkan di berbagai tempat juga disediakan 2 buah masker gratis bagi warga Tiongkok  serta menempelkan spanduk-spanduk berbahasa China “bernafas sama., bernasib sama., dunia milik kita bersama..”
Sungguh mengharukan..!!

Negara lain tak tinggal diam

Jerman & Amerika pada kesempatan pertama mengirim tim ahli medis untuk membantu China. Finlandia mengumumkan untuk tidak melakukan pembatasan dalam pemeriksaan khusus terhadap para pelancong dari Tiongkok. Mereka yang datang, apabila terdampak Virus Corona akan segera diobati oleh tim medis Pemerintah Finlandia.

Pemerintah Thailand menyatakan bebas visa selama 15 hari tetap berlaku bagi seluruh warga Tiongkok, apabila mereka masih ingin menetap. Imigrasi akan memberi perpanjangan visa selama 2 bulan.

Hikmah dari musibah kemanusiaan ini mengingatkan kita semua, bahwa di dunia ini masih ada kehangatan dan ketulusan sesama umat manusia.

Hal ini kembali mengingatkan kita bahwa di kala sedang kesusahan, disitu kita dapat meneropong wajah asli dari kepalsuan yang dipertontonkan selama ini.

Sejarah selalu mencatat kebaikan dan keburukan suatu Bangsa. Dalam kehidupan, musibah selalu datang silih berganti. China tak mungkin tumbang dan  takluk hanya karena suatu epidemi. China tetap akan memenangi pertarungan ini. Rakyat China akan tegar melalui masa sulit ini dan tetap bersatu, berdiri tegak diantara bangsa-bangsa di dunia.

Kepada mereka yang telah mengulurkan tangan di saat sulit, kami akan mencatat kebaikan kalian. Kami adalah Bangsa dengan filosofi memahami balas budi.

Sebaliknya kepada mereka yang memanfaatkan musibah ini untuk menjatuhkan kami, menghujat kami, akan tetap kami catat untuk tidak mudah terlupakan…!!!

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *