Ningsih Tinampi : “Saya Do’akan Buah Pare Jadi Obat Segala Penyakit”

Bagi anda, terutama para ibu rumah tangga tentu tak asing lagi dengan buah pare. Buah yang rasanya pahit itu  seringkali dimasak sebagai sayuran yang mengandung banyak khasiat. Pare yang dulu berbeda dengan pare yang sekarang, sebab pare yang sekarang ini telah di mohonkan oleh ibu Ningsih Tinampi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar dapat bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit baik medis ataupun non medis.

Hal ini sesuai dengan apa yang dinyatakan sendiri oleh Ningsih Tinampi di sela-sela aktifitasnya sebagai praktisi pengobatan alternatif. Pada suatu kesempatan Ningsih Tinampi bercerita kepada para pasien di ruang praktiknya, bahwa buah pare bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita oleh semua orang.

Berikut ini awal kisahnya,

Pada suatu ketika, Ningsih Tinampi sedang mengobati salah seorang pasien, yang kerasukan sukma dari dukun santet berilmu tinggi. Kemudian bu Ningsih sempat bertanya kepada sukma dukun itu tentang bagaimana caranya dia membunuh orang melalui santet yang dia kirimkan. Dukun tersebut kemudian mengaku dan membuka rahasia, bahwa dalam melakukan santet, dukun itu mengirimkan racun dari ikan pari.

Sebagaimana diketahui, ikan pari adalah ikan yang hidup dilaut, yang memiliki sirip seperti sayap burung dan punya ekor panjang seperti sebuah tongkat yang lancip pada ujungnya. Ekor ikan pari digunakan untuk melindungi diri dari serangan binatang lain dilautan. Oleh sebab itu pada bagian ujung ekor ikan pari terdapat racun yang sangat mematikan jika merasuk kedalam aliran darah.

Nah, racun ikan pari itulah yang diambil oleh di dukun dan dikirimkan melalui santet kepada orang yang dituju. Jika racun ikan pari itu ditempatkan di jantung, maka tak lama si korban santet akan segera mati, akibat genasnya racun tersebut.

Mendengar pengakuan di dukun itu, Ningsih Tinampi kemudian berpikir keras. Seandainya suatu saat ada pasien yang terkena racun ikan pari yang dikirim oleh dukun santet, kira-kira apa obatnya?

Ningsih Tinampi terus berpikir dan berusaha mencari obat apa yang bisa untuk melawan ganasnya racun ikan pari itu. Ditengah kegalauannya, tiba-tiba terpikir di benaknya suatu hal yaitu jika si dukun menggunakan ikan pari sebagai racun, maka obat penawarnya tentu juga tak jauh-jauh dari kata ‘P A R I’ yaitu ‘P A R E’.

Yah, akhirnya Ningsih menemukan jawabannya, yaitu buah PARE yang akan dia gunakan untuk mengalahkan racun ikan Pari. Tak menunggu lama, dia bersama tim segera pergi ke pasar dan membeli buah Pare. Tak banyak, kala itu dia hanya membeli 2 kg buah pare. Ningsih Tinampi lalu memanjatkan do’a kepada Allah SWT, seraya memohon agar buah pare itu bisa bermanfaat bagi semua manusia untuk mengobati segala jenis penyakit.

Semenjak peristiwa itu, Ningsih Tinampi kemudian mencoba membuat ramuan khusus dari bahan buah Pare mentah, yaitu dengan melumatkan buah pare dengan blender dan memanfaatkan sarinya  untuk diminum. Jadilah jus buah pare sebagai obat untuk membasmi segala penyakit yang bersarang ditubuh manusia.

Mujarabnya Jus Pare

Ningsih Tinampi kemudian menyampaikan kabar gembira ini kepada semua pasiannya, agar mengkonsumsi jus pare untuk membantu mengatasi penyakit yang diderita. Mungkin Tuhan telah mengabulkan do’a Ningsih Tinampi, sehingga buah pare sekarang dapat dimanfaatkan olah siapapun dari agama apapun untuk menyembuhkan penyakit.

Jus Pare sangat mujarab, hal ini terbukti dari banyaknya testimoni dari pasien yang mengaku bahwa dengan minum jus pare secara rutin, kondisi kesehatan mereka membaik. Namun tergantung dari intensitas penyakitnya. Jika penyakit ringan, maka dampaknya juga instan. Tapi jika penyakitnya berat atau sudah menahun, maka harus lebih rajin minum jus pare ini setiap hari.

Berikut ini salah satu video dimana Ningsih Tinampi menyampaikan himbauan kepada seluruh pasiennya agar rajin-rajin minum jus pare, agar semuanya menjadi sehat.

Mohon share artikel ini agar diketahui oleh saudara-saudara kita lainnya. Terimakasih

Cara Membuat Jus Pare Sesuai Resep Ningsih Tinampi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *